Kamis, 28 Februari 2013

no quit..


Adakah orang-orang sukses di dunia ini yang berhasil merengkuh keberhasilannya karena dia berhenti? berhenti mencoba, berhenti melakukan, berhenti berusaha..

Adakah orang yang sukses di dunia ini karena ia mempunyai sifat quiter, menyerah akan suatu hal dan menganggap akan ada hal lain yang bisa dilakukannya..dan ketika ia menemukan hal lain juga tak sesuai harapannya, ia mengalihkan pandangan pada  yang lainnya lagi.. begitu seterusnya.. meninggalkan masalah lama, mencari hal baru tanpa menyelesaikannya... adakah..?

Setiap orang sukses, setiap orang berhasil mereka adalah yang mempunyai usaha keras, pantang menyerah,  lain dari yang lainnya, dan ehmm.. agak atau memang nggak kenal rasa malu!
Mereka adalah orang-orang yang sudah tinggi,

Apakah saya pernah mengalaminya...? pernah. bukan suatu kesuksesan yang besar memang, tapi saya pernah. Saya ingin seperti itu kembali, saya ingin menjadi gila.. saya ingin hanya mendengar kata hati saya.. saya ingin jadi orang yang sepertinya bukan saya..

Jika semua orang memberi solusi dengan tersenyum.. akankah masalah menjadi lebih mudah?.. bukan.. bukan tersenyum kemoplok seperti mario teguh, tapi tersenyum dengan ringan, seolah ia memang ada untuk menyelesaikan masalah.. walau kita sebenarnya tahu... segala solusi dengan senyumannya tak serta merta menjamin masalah akan reda.. atau bahkan masalah akan tambah keras mendera..

Ah.. saya lebih suka memendamnya.. tidak mengatakannya... tidak jujur.. supaya suasana kondusif.. pikiran saya sejak dulu... tidak semua masalah wajib diceritakan.. ada kalanya masalah itu disembunyikan, ditutupi, dikubur dalam-dalam.. supaya.. keadaan atau suasana tetap kondusif...

Pikiran saya itu benar.. tapi dalam satu hal! Dalam hal lainnya itu juga berarti salah... tapi apakah semua masalah memang harus diceritakan.. ?

Saya bukanlah tipe orang yang tak kenal lelah berhenti berusaha, berani melawan arus demi sampai ke tujuan yang dicita-citakan.. saya adalah tipe manusia yang suka mengalir bebas.. yang berani membuang dan melupakan tujuan atau keinginan semua karena melihat sesuatu yang terasa lebih asik, dan lebih gampang teraih..

Saya adalah si kulit sensitif, yang mampu sembuh dengan sembarang obat, saya adalah sang haus, yang mudah kenyang oleh air dari sembarang oase.

Saya adalah pecundang, saya adalah sang penyingkir, yang enggan berduel bertarung, saya adalah aroma yang membusuk.. dan saya adalah mati.. jika saya memutuskan berhenti.. detik ini.



Rabu, 27 Februari 2013

Gelanggang Pemuda Bung Karno


Bangunan baru yang cukup megah yang terletak di satu sudut kompleks stadion Manahan, hingga postingan ini dibuat belum nampak jelas kegunaannya.. Waktu saya melakukan sidak.. (halah.. halah..) ternyata tempatnya sepi nyenyet ndak ada yang njaga. Ada sih dua orang, yang satu bapak-bapak tua yang sedang bersih-bersih, satunya lagi bapak-bapak tua juga yang sedang tidur pulas... udah itu thok, ndak ada orang lain. Satpam atau karyawan yang ngurusin.. kemana mereka... atau memang tidak ada...

Ayolah.. terlalu banyak bangunan megah di kota solo yang terlantar setelah didirikan, contoh: gedung teater tertutup STSI-Taman Budaya Jawa Tengah (hampir tak terjamah), Rusunawa Kerkov (sekarang depannya malah dibangun mainan anak-anak), Pasar Panggung Rejo belakang UNS (banyak kios kosong mlompong), jangan sampai gelanggang pemuda Presiden pertama RI ini juga mengalami nasib serupa.

By the way saya belum tahu nih kegunaan gelanggang ini untuk apa.. tadi sempet nanya sama bapak yang bersih-bersih malah dijawab buat pertunjukkan konser musik terbuka... hahahaha... macak ciiihh.. jadi mirip TBJ donk... entahlah... tapi yang pasti setelah berkeliling kesana-kemari ternyata fasilitas disini oke loh... namanya juga baru dibangun... terutama toiletnya... masih beersih kinclong kaya hotel (emang saya pernah nginep di hotel??).. pohon besar yang tidak ditebang dan dibiarkan tinggi menjulang juga menambah asiknya tempat ini. Sayang ndak ada tempat buat duduk-duduk santai plus hotspot nya... lah kok malah jadi kaya taman gini...


Sudahlah.. cepat-cepat operasikan tempat ini sebagaimana mestinya, malu donk sama foto bung Karno yang terpampang besar di pintu depan.. jika tempat ini ndak berfungsi dengan normal nantinya.



"Beri saya 11 pemuda, plus pemain cadangan, maka Persis Solo akan mengguncang dunia" Hahahahaha..



Senin, 25 Februari 2013

1 Hari Menjadi Buku


Bagaimana jika saya, kamu menulis dan mengembangkan satu saja peristiwa di setiap hari untuk menjadi bahan artikel, tidak perlu ditaksir dan diukur jumlah panjang halamannya, yang penting tulis saja, hingga berbentuk sebuah artikel atau cerita yang memiliki hikmah pada endingnya.

Bagaimana lagi jika saya dan kamu menulisnya dari hari ke hari selama satu bulan penuh, maka otomatis dalam satu bulan itu ada 30-an cerita dan satu tahun bisa sampai 360 cerita kehidupan, nah pada akhirnya saya dan kamu tinggal pilih cerita-cerita favorit untuk diseleksi menjadi sebuah naskah.

Bagus kalau ada niat mengirimkan ke penerbit, tidak jelek juga untuk mencoba self publishing, bahkan kalau saya dan kamu belum begitu pede, kalimat edit sendiri, layout atur sendiri, cover buat sendiri, print juga sendiri, jilid sendiri juga sudah bisa jadi sebuah buku loo.. meski sederhana dan begitulah adanya tapi bisa, la wong saya pernah mencoba membuatnya waktu lulus SMA.. hahaha...

Dengan kehadiran buku tersebut pasti akan terambil banyak sekali manfaat, terutama untuk diri sendiri, syukur-syukur kalo orang lain ada juga yang merasa memetik hikmahnya.

sebagai akhiran saya mau kutip pernyataan entah siapa saya lupa yang kurang lebih berbunyi

"Otak kita didesain Tuhan untuk berpikir dan berkembang seluas mungkin, tapi saat peristiwa itu terjadi, kadang diri kita sendiri yang malah mencegahnya dan menjadikannya tetap kerdil." 


Sabtu, 23 Februari 2013

No Internet Access


Aura-aura negatif menjangkiti orang-orang hari ini, ikon sinyal dengan tanda pentungan hansip adalah penyebabnya. "No Internet Access" kalimat penjelasan ikon tersebut, berhasil membuat orang-orang kelimpungan. Nada kekecewaan pun terlontar dari arah kanan kiri juga depan saya "Eh tiwas mrene jebul podo ae..." seru seseorang di sebelah saya.

Lucunya hari itu tak seperti biasanya justru banyak sekali yang datang, dan bisa ditebak semakin banyak yang memadati lokasi semakin banyak suara gaduh terdengar disana-sini. Saya yang pertama kali menginjakkan kaki hanya tersenyum sambil menulis postingan ini, bukan karena saya tak mau atau capek karena sudah komplain terlebih dulu. tapi hal yang geratis bila kadang membuat tidak nyaman memang tak selayaknya dikomplain atau disesali dalam-dalam bukan...

Lagipula hari-hari sebelumnya saya sudah sempat menikmati koneksi hotspot disini yang oke punya, sepi lagi, jadi jika hari ini agak terkendala, ya uwis ga usah dipikir temenan ta ya...